Fri. Mar 6th, 2026
Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto, dan sejumlah Pejabat Kementerian lainnya, Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., dan Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie membuka acara secara simbolis dengan memukul Loku (Gendang) dalam seremoni pembukaan Acara Puncak Cap Go Meh dan menyaksikan Pawai Tatung yang diikuti oleh ribuan peserta.(FOTO/DOK/PLN)

energikita.id — Perayaan Festival Cap Go Meh Singkawang tahun 2577 Kongzili di Singkawang, Kalimantan Barat, berlangsung meriah tanpa gangguan pasokan listrik pada puncak perayaan Selasa (3/3). PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama rangkaian festival budaya berskala nasional hingga internasional tersebut.

Festival Cap Go Meh Singkawang yang dikenal sebagai salah satu perayaan budaya terbesar di Indonesia kembali menyedot ribuan pengunjung dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Beragam atraksi budaya yang sarat makna tradisi, seperti Tatung, barongsai, arak-arakan naga, hingga berbagai ritual khas budaya Tionghoa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun internasional.

Perayaan yang setiap tahunnya digelar di Kota Singkawang ini berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan sejak 28 Februari hingga 4 Maret 2026. Festival tersebut tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya, tetapi juga momentum penting dalam mempererat keragaman budaya serta mendorong sektor pariwisata daerah.

Perayaan tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan, yang mencerminkan kuatnya harmoni dan toleransi antar umat beragama di Kalimantan Barat. Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Bambang Wuryanto, yang secara simbolis membuka festival melalui pemukulan loku (gendang). Ia didampingi Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta sejumlah pejabat kementerian lainnya. Kehadiran para pejabat tersebut disambut Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan Penjabat Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie sebelum bersama-sama menyaksikan arak-arakan naga, barongsai, serta aksi para Tatung yang spektakuler.

Ketua Pelaksana Perayaan Imlek 2577 Kongzili dan Festival Cap Go Meh 2026, Bun Cin Thong, mengapresiasi dukungan PLN dalam menjaga keandalan listrik selama festival berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan penuh selama kegiatan berlangsung. Dengan kebutuhan daya listrik yang cukup besar, peran PLN sangat penting sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang, Made Hary Palguna, mengatakan PLN menyiapkan pengamanan sistem kelistrikan secara berlapis untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama kegiatan berlangsung.

“Kami menyiagakan personel di titik-titik strategis, melakukan pengecekan jaringan secara menyeluruh, serta memastikan kesiapan peralatan pendukung. Selain itu, petugas patroli disiagakan selama 24 jam untuk memantau kondisi jaringan listrik selama kegiatan berlangsung,” kata Made.

Menurutnya, selama festival berlangsung sistem kelistrikan berada dalam kondisi normal dan terkendali. PLN juga menyiapkan tim siaga lengkap dengan peralatan teknis guna merespons cepat apabila terjadi potensi gangguan.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G. I. Gunawan, menegaskan bahwa dukungan terhadap agenda strategis daerah merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

“Keandalan listrik menjadi faktor penting dalam kesuksesan event berskala nasional seperti Cap Go Meh Singkawang. PLN berkomitmen memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi prima karena listrik tidak hanya mendukung kelancaran acara, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Festival Cap Go Meh Singkawang juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Lonjakan kunjungan wisatawan mendorong meningkatnya tingkat hunian hotel, aktivitas sektor kuliner, hingga penjualan produk UMKM.

Dengan dukungan sistem kelistrikan yang andal serta kolaborasi berbagai pihak, Festival Cap Go Meh 2577 kembali sukses digelar dan semakin mengukuhkan Kota Singkawang sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *